Berkaitan dengan dugaan keracunan pangan yang terjadi pada hari Sabtu, 10 Januari 2026 di wilayah kecamatan Gubug, yang diduga keracunan setelah mengkonsumsi makanan di SPPG Kuwaron 1, ada sekitar kurang lebih 804 orang penerima manfaat mengalami keluhan mual, muntah, diare, pusing dan lemas setelah mengkonsumsi makanan tersebut. Sehingga ini menjadi bahan perhatian semua orang akan kasus tersebut.
Pada hari Rabu (21/01/26) Kepala Dinas Kesehatan dr.Djatmiko, M.A.P mendampingi Wakil Bupati H. Sugeng Prasetyo,S.E.,M.M melakukan konferensi Pers di depan Gedung Wakil Bupati, dalam kegiatan tersebut Bapak H.Sugeng Prasetyo, S.E.,M.M menyampaikan bahwa tim kesehatan lingkungan dan surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan telah melakukan penyelidikan epidemiologi dan investigasi lingkungan, serta pengambilan sampel makanan dan air minum untuk pemeriksaan laboratorium, dari hasil tersebut menunjukkan adanya kontaminasi bakteri Escherichia coli (E.coli). Pemerintah daerah akan terus memantau dan koordinasi intensif dengan BGN dan SPPG yang ada,untuk memenuhi SOP dengan benar. Beliau berpesan, masyarakat dihimbau untuk tetep tenang, meningkatkan kewaspadaan terhadap kebersihan makanan dan minuman, membudayakan hidup bersih dan sehat, serta segera melapor jika ditemukan ada makanan yang disajikan oleh SPPG meragukan.

